Kamis, 01 September 2016

Need Sponsorship for Doing My Favorite Things in Life ....

Need Sponsorship for Doing My Favorite Things in Life …….

By Soeksmono Atmowardojo

I have been blogging since 2008, and at the moment I want to focus on blogging, community development, designing low cost housing, and being a tour guide. I enjoy doing these all things, then at the a point I meet, I need a financial support. I am not poor man, nor I am not a rich man either, but it will be more advantage if there anyone can support me financially. I get the money from my job to do these all things, and now I feel I want to use most of my time to do the useful things for my family and other people.

Let me think what kind of advantage I can give them back to the one who support financially, put the commercial ads in my blog? Do I have to write his/her biography? Or work at home for his/her needs? Please just tell me what I can do, may you have better idea. I don’t mind as long as I can do my favorite things at most of my time and work at home. I can also spend the time to travel all around the world.

For the grand concept I have, I want to make some shelters at some tourism destination in Indonesia, I hope the Indonesian people can get the good things from the tourists. Another side, the shelters will be useful if the tourists get broke up, or the tourists just wait the schedule of flight and use good time for rest, or maybe to have different experience.
Second, I want to research the building material for designing low cost housing. The price of houses in Indonesia at the moment is too high for grass root community, some factors, such as more than 70% Indonesian people are not bankable, the bank approve the submission of mortgage which is just only masonry building, and plus there is an obligation for 20% as down payment. I want to make the “real estate” of low cost housing, 4 stories buildings with the low cost materials, or the settlement with the easy scheme of credit. I have the capacity and competency as an architect.
Third, continously I do the training of social economic community development at the grass root in West Java, Indonesia. I train how to sell a product, I explain how to book the expenses and the profit of business, and always motivate them to reach their dream. What I did, I write on my blog at inpirasiumkm.blogspot.com so I really concern on the community development.

What I describe I hope there will be an idea for someone to support me which part he/she likes. So the rest after writing the article what I do are praying and waiting the good response, wish me luck.
_________________________________________________________________________
The writer can be contacted at email: monocinde@gmail.com or mobile number +6285322879799

Rabu, 31 Agustus 2016

Butuh Dukungan Pendonor

Butuh Dukungan dari Pendonor

Oleh Soeksmono Atmowardojo

Tak terasa 8 tahun sudah saya mendedikasikan waktu di luar pekerjaan untuk pemberdayaan umkm di masyarakat, mendesain rumah sederhana nan sehat, dan kegiatan pariwisata. Ada beberapa blog yang menjadi tempat ekspresi saya menulis, begitu ide itu muncul bersambut dengan adanya waktu, biasanya langsung saya membuka laptop dan menulisnya. Blog yang begitu banyak menampung tulisan saya adalah blog mengenai umkm. Sementara yang lain seperti blog arsitek masih sangat sedikit tulisan saya, dikarenakan saya butuh waktu lebih untuk mendesain suatu ide tulisan mengenai arsitektur. Bicara mengenai arsitektur, akan lebih afdol ulasan disertai dengan contoh visual. Kegiatan pariwisata merupakan hobi saya dari sejak kecil, dan keliling dunia setelah naik haji atau umroh merupakan salah satu impian saya sejak kecil. Hobi yang telah menjadikan saya pemandu wisata pada saat masih kuliah.

Saya bukanlah orang miskin, namun juga bukanlah orang kaya, merasa bisa melakukan apapun yang jadi kesenangan dan obsesi saya. Sungguh menyenangkan apabila waktu yang berjalan terus dan tak terasa ini dapat lebih difokuskan pada salah satu kegiatan favorit saya, yakni pemberdayaan masyarakat khususnya para pelaku umkm, arsitektur, atau pariwisata. Saya menyadari hal ini tak bisa dilakukan secara sambilan sementara sebagian besar waktunya untuk bekerja. Di sisi lain, kebutuhan hidup membutuhkan kepastian akan pemasukan, dan ironinya hal ini dapat dipenuhi oleh pekerjaan tetap yang mana tidak bersinggungan sama sekali oleh salah satu dari kegiatan favorit saya.

Saya sangat berharap ada yang dapat membantu dan mendukung kegiatan tulis menulis blog, memberikan pelatihan, dan mendesain rumah sederhana nan sehat secara finansial. Sebagai bentuk timbal balik, saya akan memasang logo, iklan, profil pendonor di blog saya. Saya akan menyesuaikan kebutuhan pertanggungjawaban sesuai yang diminta pendonor. Dengan adanya pendonor saya merasa bisa berpikir sesuatu yang lebih baik dan mencapai obsesi dalam hidup saya. Saya bisa terus menulis sambil melanjutkan kuliah lagi, melakukan pelatihan pemberdayaan umkm tanpa terikat jam kantor, dan membuat desain rumah sederhana nan sehat bagi masyarakat pra sejahtera.

Kalau memang di luar sana ada pendonor, ya ALLAH berikan jalan untuknya membantuku,

Penulis dapat dihubungi via email : monocinde@gmail.com atau HP +6285322879799





Minggu, 21 Agustus 2016

Pelatihan Pembekalan Kewirausahaan dan Edukasi Keuangan bagi Karyawan

SILABUS PELATIHAN

PELATIHAN PEMBEKALAN KEWIRAUSAHAAN DAN EDUKASI KEUANGAN BAGI KARYAWAN

Oleh : Soeksmono Atmowardojo

DESKRIPSI MATERI

Kesejahteraan bagi keluarga merupakan idaman bagi semua orang, begitupun bagi orang yang bekerja. Bekerja bagi beberapa orang merupakan cara aman untuk memperoleh pendapatan yang mana sifatnya dapat diandalkan, waktu memperolehnya cenderung tetap, dan bilamana beruntung ada tambahan berupa fasilitas pensiun, THR (Tunjangan Hari Raya) atau seperti asuransi kesehatan. Bekerja dipilih juga karena ada beberapa alasan lain, seperti memiliki status sosial tersendiri, punya lingkungan sosial yang sama, atau memang tempat untuk mengaktualisasikan kemampuan serta hasrat yang dimiliki. Di sisi lain seringkali tuntutan dan kebutuhan hidup ternyata tidak seimbang dengan harapan diri dan keluarga khususnya mengenai pemenuhan akan kebutuhan finansial.

Antara menjadi karyawan dengan menjadi kaya bukanlah suatu dikotomi yang tabu, meski terkadang pada titik tertentu ada situasi yang memaksa untuk memilih. Karyawan yang merasa tenang, aman, dan memiliki perencanaan keuangan yang jelas biasanya akan berpikir fokus terhadap pekerjaannya. Ada beberapa potensi sumber pendapatan yang masih bisa dikerjakan tanpa mengganggu jam kerja, dari modal yang terjangkau sampai modal besar. Cara efektif memperoleh pendapatan tambahan sebagai karyawan tanpa konflik kepentingan, memanfaatkan waktu sebaik mungkin, dan mengatur sumber daya yang dimiliki, akan disampaikan dalam pelatihan ini. Pada saat awal akan ditekankan pentingnya komitmen pada pekerjaan sebagai karyawan, dan menjadi kaya adalah hak semua orang.

Materi pelatihan yang kami susun dalam kegiatan ini meliputi :
  • Komitmen dan Etika sebagai Karyawan
  • Edukasi Keuangan : Perencanaan Keuangan dan Prediksi Kebutuhan
  • Keseimbangan Kehidupan Pribadi dan Kebahagiaan Keluarga
  • Edukasi Kewirausahaan : Kenali Potensi Diri dan Sumber Daya
  • Studi Kasus : Usaha dengan Modal Terjangkau
  • Studi Kasus : Usaha berawal dari Hobby dan Waktu Luang
  • Studi Kasus : Usaha dengan Modal Besar dan Investasi Masa Depan
______________________________________________________________________________
Penulis dapat dihubungi melalui email : monocinde@gmail.com ; HP 085322879799

Rabu, 17 Agustus 2016

Cari Pekerjaan di Pemberdayaan Masyarakat, Pariwisata, atau Desain Arsitektur

Cari Pekerjaan di Pemberdayaan Masyarakat, Pariwisata, atau Desain Arsitektur

Oleh : Soeksmono Boedi Atmowardojo

Sungguh berharap ada yang memberi saya kesempatan pekerjaan yang saya impikan, pekerjaan yang dari dulu saya idamkan. Pekerjaan yang tidak melulu di kantor, tidak melulu hanya keliling di satu tempat, dan tidak melulu hanya itu saja orang-orang yang saya temui. Pekerjaan dengan target waktu adalah sangat wajar, karena itulah ukuran yang memang semestinya untuk dipertanggungjawabkan. Pekerjaan dengan target waktu dan berapa banyak yang harus saya selesaikan, meski kadang disertai dengan tekanan, toh saat sudah melewati semuanya, saya bisa tersenyum dengan hasil yang ada.

Pekerjaan yang kurang saya nikmati adalah pekerjaan yang memiliki target keuntungan yang harus diraih, pekerjaan yang memiliki tekanan dengan penuh cacian, atau pekerjaan yang penuh dengan instruksi. Saya sangat mendambakan pekerjaan penuh inisiatif, kadang juga bersifat rekreasi, ada kreativitas, atau malah menjadi konseptor di dalamnya. Ditambah remunerasi lumayan tentu akan jadi nilai tambah untuk lebih bersemangat. Saya sangat yakin suatu saat saya akan mendapatkannya, dan tentu dengan tulisan ini akan mempercepat saya memperolehnya.

Adapun biodata singkat saya sebagai berikut :
Telah lulus dari Universitas Katolik Soegijapranata Jurusan Teknik Arsitektur pada tahun 2000. Bersyukur telah memiliki sejumlah pengalaman yang sebagian besar ada di arsitektur, pemberdayaan masyarakat untuk bidang sosial ekonomi, dan kepariwisataan. Saya pribadi yang selalu berpikir positif, apapun insya ALLAH selalu ada solusi, dan multi talent.

Untuk pemberdayaan masyarakat khusus di bidang sosial ekonomi saya menulis beberapa artikel di blog http://inspirasiumkm.blogspot.com
Untuk kepariwisataan, saya punya pengalaman lebih dari 10 tahun sejak kuliah menjadi pemandu wisata, dan saat ini sibuk dengan konsultan perjalanan saya. Dan saya menawarkan paket wisata melalui blog : http://penaturis.blogspot.com
Untuk desain arsitektur, saya memiliki kompetensi di strata Arsitek Madya dari institusi IAI (Ikatan Arsitek Indonesia), nama saya terdaftar di www.lpjk.net (web resmi untuk jasa tenaga konstruksi). Nomer keanggotaan IAI 15641 152 300.

Saya terbiasa bekerja secara mandiri maupun kerjasama dalam satu team. Memiliki kemampuan negosiasi, mampu menyelesaikan pekerjaan yang bersifat administrasi, analisis, konseptual, dan berpikir terbuka apabila dibutuhkan penggunaan perangkat lunak (software). Bahasa asing yang saya kuasai yakni Bahasa Inggris, dan Bahasa Belanda.

Apabila ada yang berminat untuk mengetahui CV saya, silahkan untuk bisa mendownload link di bawah ini :
http://www.mediafire.com/download/c357wwdg391drqj/CV_Soeksmono-update_ars_IND.pdf

_______________________________________________________

Penulis dapat dihubungi melalui email : monocinde@gmail.com atau HP 085322879799

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Komunikasi Antar Individu dan Tim dalam Perusahaan

SILABUS PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI 
ANTAR INDIVIDU DAN TIM

Oleh : Soeksmono Boedi Atmowardojo

DESKRIPSI MATERI

Kekuatan memahami komunikasi sangat mutlak diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan, khususnya di suatu kelompok kerja, bagian, bidang, divisi, atau mungkin yang lebih besar. Komunikasi akan memiliki makna positif, kenyamanan psikologis individu, dan motivasi yang baik di saat adanya saling memahami serta menggunakan kata-kata pilihan. Kemampuan berkomunikasi pada dasarnya harus dimiliki oleh semua karyawan, di semua jenjang level. Tentu tiap jenjang level memiliki kebutuhan kemampuan berkomunikasi yang berbeda-beda.

Kesalahpahaman dalam berkomunikasi, menafsirkan perintah yang kemudian bergulir menjadi gosip, atau tidak bisa membedakan antara informasi pribadi dengan informasi pekerjaan, merupakan beberapa contoh hal yang sangat mendasar namun dapat berdampak besar pada kinerja atau pencapaian target kerja suatu perusahaan. Perlu ada penyesuaian dalam hal cara berkomunikasi, teknik menyampaikan dengan baik, mengekspresikan bahasa tubuh, dan kesantunan berbahasa. Akan menjadi kekuatan dan potensi yang luar biasa apabila suatu perusahaan mampu menjadikan komunikasi yang bermakna positif dan terarah sebagai kebiasaan dan bagian dari kultur perusahaan.

Materi pelatihan yang kami susun dalam kegiatan ini meliputi :
  • Etika Komunikasi
  • Teknik Komunikasi
  • Pemahaman Gesture (Bahasa Tubuh)
  • Kegiatan Outbound dengan beberapa permainan komunikasi tim
  • Bicara dari hati (Speaking with your soul)
  • Pengelolaan emosi (Anger management)
  • Info negatif, tanggapan dan cara meminimalisasi

_____________________________________________________________________________
Penulis dapat dihubungi lewat email monocinde@gmail.com ; HP 085322879799

Kamis, 04 Juni 2015

5 Strategi Kesuksesan dan Kekayaan




5 Strategi Kesuksesan Dan Kekayaan
Oleh : Soeksmono Atmowardojo

1. Sikap

Sikap adalah satu faktor penentu kesuksesan dalam apapun  juga perkara yang anda lakukan. Einstein mengatakan bahwa sikap adalah 99%  penentu kesuksesan atau kegagalan seseorang.

Anda semestinya mempunyai sikap yang positif dalam apapun juga bidang yang anda lakukan, jika anda mau memperoleh kesuksesan.

Apakah anda sedang sadar, hendak melelapkan mata, bekerja – apa pun juga yang anda lakukan, anda semestinya menanamkan sikap positif.  Apabila suatu perkara tidak menjadi seperti yang anda harapkan, anda seharusnya terus bersikap positif. Jika anda bangun lewat, jangan merasa bosan, sebaliknya anda harus berfikiran positif dan berkata kepada diri anda sendiri “ ok, hari ini aku terlewat bangun, sekarang aku perlu lakukan yang terbaik untuk hari ini”.

Saya tidak percaya bahwa mereka yang sukses pada hari ini bisa mencapai tahap itu tanpa mempunyai sikap yang baik dan positif.

Sebenarnya lebih mudah untuk berfikiran negatif, dan untuk pengetahuan anda, untuk berfikiran positif memerlukan sedikit usaha. Tempelkan satu nota di atas meja anda, di dalam mobil, cermin dikamar mandi yang tertulis “SIKAP”.  Apabila anda melihat nota itu, berhenti sejenak dan berfikir tentang perkara yang sudah berlaku pada hari itu, dan jika ada kalanya anda merasa tidak berfikiran positif, fikirkan semula dan teruskan kerja yang anda lakukan.

Jika anda bersikap positif, semua perkara yang anda lakukan akan menjadi lebih mudah. Jika ada perkara yang tidak suka anda lakukan, jangan biarkan sehingga pada saat akhir, bahkan lakukan dulu perkara tersebut dan fikirkan “Saya mau mengerjakan kerja ini sampai selesai kemudian saya bisa buat kerja yang saya suka !”. Cobalah tehnik ini dan anda pasti akan merasakan perbedaannya.



2. Ambil tindakan

Ini merupakan satu isu yang besar kepada kebanyakan orang, mereka mempunyai ide bisnis yang baik, mereka memberitahu kepada kawan-kawan tentang bisnis yang hendak dimulai, kawan-kawan menjadi positif dan mendukung. Kemudian mereka beritahu kepada beberapa orang lain sehinggalah menjadi senyap begitu saja.

Jika anda mempunyai ide yang bagus tidak menjadi masalah, tetapi anda perlu membuat tindakan. Kemudian apabila anda sudah mulai melakukan sesuatu, anda perlu mengambil beberapa lagi langkah seterusnya sehinggalah mencapai kesuksesan.

Jika anda mempunyai peluang atau ide pada masa ini, mungkin sesuatu yang sudah lama anda fikirkan, berhenti berbicara dan berfikir tentangnya – LAKUKAN SAJA.

Saya mempunyai banyak sahabat yang datang berjumpa dan berbicara tentang ide-ide bisnis seperti seolah-olah mereka yang menyuruh saya melakukan bisnis tersebut. Saya bisa menolong mereka, beri pendapat, tetapi yang menyedihkan ialah 90% daripada mereka tidak pernah membuat tindakan. Jika anda tidak membuat tindakan, anda membohongi hak anda untuk satu kesuksesan.

                                                
3. Tukar Bagaimana Anda Diprogramkan

Sejak dari bangku persekolahan lagi kita selalu terfikir seperti yang selalu diberitahu oleh orang-orang dewasa bahwa “belajar yang pandai supaya dapat pekerjaan yang baik”. Saya harap anda jangan salah anggap, saya pikir apabila kita di sekolah kita perlu belajar apa yang kita butuhkan kemudian buka bisnis anda sendiri!

80% jutawan pada hari ini mencapai impian mereka dengan memulai bisnis sendiri. Mungkin anda sudah  maklum, jika anda benar-benar mau kebebasan keuangan, masa depannya ialah dengan membuka usaha sendiri.

Sudah tentu bisnis sendiri harus menanggung resiko, dan anda bisa mengurangi resiko tersebut dengan memulainya secara sampingan, dan gunakan tehnik yang saya tunjukkan dengan modal yang kecil, tetapi imbalannya sangat banyak dan menguntungkan.


4. Tuliskan Apa Yang Anda Pikirkan

Saya tidak peduli sebaik apapun memori yang anda miliki, tetapi mengapa perlu dibiarkan saja. Mengapa perlu menanggung resiko jika terlupa sesuatu yang penting? Tuliskan perkara yang ada di pikiran supaya anda menolong melegakan otak anda yang penuh dengan informasi. Apabila anda menulisnya anda tidak perlu takut jika terlupa pada waktu yang diperlukan.

Jika anda mempunyai ide – tuliskan. Jika anda mempunyai masalah – tuliskan.

Apabila anda menulis suatu masalah, anda akan mendapati bahwa anda dapat berpikir dengan lebih jelas, dan satu  waktu nanti perkara tersebut dapat diselesaikan. Tehnik ini tampak mudah, tapi jika anda mulai menggunakannya, anda pasti akan lihat perbedaannya kelak.

5. Tetapkan Tujuan Dan Impian

Jika anda tidak mempunyai sasaran, anda tidak akan dapat apa-apa. Anda harus mempunyai tujuan hidup, anda perlu tahu ke mana impian/cita-cita anda, berusaha untuk mencapainya dan senantiasa ingat akan impian anda. Saya berjumpa dengan banyak orang yang mungkin tidak mengerti tentang konsep ini yang berkata “impian aku ialah untuk menjadi jutawan dalam waktu 5 tahun” tetapi apabila anda tanyakan bagaimana untuk mencapainya, mereka hanya diam saja.

Anda mesti mempunyai tujuan jangka panjang, untuk tempo 5 tahun yang akan datang, kemudian anda perlu berusaha untuk mencapainya, kemudian tetapkan impian jangka pendek yang lebih mudah dicapai contohnya impian setahun, sebulan dan seminggu.

Saya harap 5 strategi di atas dapat menolong anda (dan saya) untuk mencapai kesuksesan dengan lebih mudah dan cepat.


Sabtu, 10 Januari 2015

Keunggulan Kuliah di Luar Negeri



KENAPA HARUS KULIAH DI LUAR NEGERI?
KEUNGGULAN, MANFAAT, DAN DAMPAKNYA

Oleh : Soeksmono Atmowardojo

Di suratkabar, beberapa website, atau di majalah dinding beberapa kampus sekolah sering terpampang iklan mengenai sekolah di luar negeri. Kebanyakan perguruan tinggi di luar negeri yang sering mengiklankan berasal dari negara-negara berbahasa Inggris. Dan ketika para orang tua siswa yang ingin melanjutkan studi di luar negeri yang kekuatan finansialnya cukup alias tidak berlebih kadang terlihat mengernyitkan dahi, membaca sambil menghitung anggaran yang saya yakin tidak sedikit. Saya pernah amati dari sekian perguruan tinggi (universitas) yang ada di negara-negara berbahasa Inggris pada umumnya berbiaya mahal. Apalagi kalau universitas yang diminati lumayan terkenal, wah bisa jadi sangat mahal seperti Oxford, Harvard, Princeton, Stanford, MIT, atau Yale. Kenapa ya harus kuliah di luar negeri?

Kalau ada uang lebih, kenapa tidak?
Kalau memang pintar atau bahkan sangat pintar kenapa tidak melamar beasiswa andai uang jadi kendala?
Kalau ada kesempatan seperti ada saudara yang tinggal di Eropa atau di belahan dunia lain, atau mumpung selagi ada orang baik yang mau bayari, ya kenapa tidak?

Apa sih untungnya?
Di luar negeri (cakupannya luas sekali ya, bisa di Eropa, Amerika, Australia, dan belahan dunia yang lain), tersedia begitu aneka ragam jurusan kuliah yang ada. Bahkan yang short course untuk aneka skill apapun ada. Misal pertambangan minyak, teknik perkayuan, pengolahan dan pembuatan parfum, sampai jurusan yang aneh-aneh pun ada seperti khusus mendalami serangga, biota laut, atau luar angkasa. Jadi tersedia lebih beraneka ragam pilihan.
Pilihlah negara maju untuk kuliah, karena rata-rata mereka sudah punya nama, yang lebih dibutuhkan sebenarnya adalah jaringan alumninya. Negara Asia yang terkenal dengan jaringan alumninya yang saling bantu adalah India dan Cina. Dengan didukung jaringan alumni yang kuat akan memudahkan setelah lulus untuk memperoleh pekerjaan.
Nilai etika dan wawasan berpikir yang bersifat universal, ini nilai plus di saat bisa kuliah di luar negeri, dan sungguh jarang bisa diperoleh apabila kuliah di dalam negeri. Menghargai dan cara bersikap toleran pada perbedaan, cara bersikap, dan pembentukan pola pikir, ini yang sering saya temukan pada para pribadi lulusan luar negeri pada umumnya. Pada umumnya ya, tidak semuanya, karena saya juga pernah bertemua orang yang lulusan luar negeri tapi ternyata kok biasa-biasa saja, jadi hal tersebut tetap kembali ke pribadi masing-masing orang. Yang saya yakini adalah lingkungan di luar negeri khususnya negara maju dan berbudaya kuat akan membentuk kepribadian tersendiri, contoh saya punya teman kalau di Indonesia sering saya ingatkan agar jangan buang sampah sembarangan, begitu mendarat di Bandara Changi, Singapura, saya tidak pernah melihat kebiasaan membuang sampah. Bahkan teman-teman eks TKW Hongkong yang sudah bekerja di sana minimal 3 tahun, saya jelas melihat dan merasakan cara berpikir dan bersikap yang berbeda dari sebelum mereka berangkat.
Lulus dari institusi pendidikan apalagi yang sudah punya nama dan lulusannya pandai, tidak hanya pandai sekolahnya saja namun juga pandai bergaul, akan memiliki potensi “leverage” (daya ungkit) yang berbeda dibandingkan dengan lulusan dalam negeri. Maksud saya daya ungkit di sini adalah potensi gaji dan posisi pekerjaan yang akan ditawarkan, dengan kondisi melamar pekerjaan di dalam negeri (Indonesia). Apalagi sebelumnya memiliki pengalaman kerja di negara dimana belajar. Contoh, seorang eksekutif bank asing di Indonesia, lulusan dari manajemen perbankan, universitas terkenal di Inggris, dia hanya butuh waktu 4 tahun sejak lulus untuk menempati posisi tersebut, sementara yang lulusan dalam negeri bisa jadi butuh waktu lebih dari 10 tahun, dan itupun belum tentu.
Semakin banyak negara yang disinggahi, maksud saya seperti pendidikan SMA di Australia, S1 di Inggris, S2 di Rusia, maka di CV akan terkesan menjadi suatu pribadi yang sangat “internasional”, bisa beradaptasi, dan pribadi yang sangat toleran terhadap perbedaan. Hal ini tentu akan membuat kesempatan untuk bisa bekerja dimana saja, tergantung dari spesialisasi keahlian dan bidangnya tentunya. Kesempatan untuk memiliki pengalaman ini merupakan idaman banyak orang terutama para kaum muda, apalagi biasanya berbanding lurus dengan jumlah materi yang diperoleh dari waktu ke waktu.

Sumber Pembiayaan
Wah ternyata banyak keuntungannya ya tapi duitnya dari mana buat sekolah? Inilah rata-rata pertanyaan yang diajukan oleh orang tua para siswa yang minat kuliah di luar negeri. Ada banyak cara, asal ada kemauan, keberanian, ambil resiko, dan waktu. Uang memang bukan segalanya, namun hampir segalanya butuh uang. Yuk baca satu per satu, darimana aja siy duitnya?

Biaya sendiri
Bagi yang kaya, ya jelas gak masalah. Soal duit orang yang kaya insya ALLAH tahu lah ya cara ngaturnya.

Biaya nabung
Persiapkanlah dari sekarang, setidaknya 10 tahun sebelum dari usia untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Cukup 500 ribu rupiah per bulan, usahakan dengan 2 cara yakni masuk ke asuransi pendidikan seperti axa mandiri, bumiputera, prudential, dan masih banyak lagi. Dengan membayar premi maka skema pengembangan nilainya akan lebih meningkat dibandingkan dengan hanya sekedar menabung biasa. Yang kedua dengan cara, belikanlah emas batangan yang ada di pegadaian. Hal ini untuk melindungi nilai rupiah, karena emas kapanpun selalu tetap nilainya. Untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi top di luar negeri ya setidaknya menyisihkan sampai 5 juta rupiah per bulan.

Beasiswa
Lha yang satu ini merupakan cara yang saya pribadi kurang cocok, karena cara ini benar-benar mengandalkan pikiran, keuletan, dan belajar yang tekun. Usahakan survey dan cari berbagai sumber, jangan hanya sebatas negara-negara tertentu saja. Rusia setiap tahun selalu konsisten memberikan beasiswa ke warga negara Indonesia dengan besaran 50% dan 50%-nya ditanggung pribadi. Banyak sekali penawaran beasiswa yang bertebaran, tinggal pintar-pintarnya kita untuk pilih sesuai dengan kemampuan dan minat.

Apprentice / Kerja paruh waktu
Sediakan uang secukupnya atau yang memang hanya memiliki keterbatasan dana, jangan khawatir, ambillah kursus singkat atau yang setara diploma satu, seperti kursus masak, tukang kayu, tukang dekorasi, komputer administrasi, dan masih banyak lagi, cari yang sesuai dengan minat dan pangsa lowongan kerja di negara tersebut. Setelah lulus, segera cari kerja di negara tersebut, setelah uang terkumpul cukup, lanjutkan cita-cita anda.

Sumber biaya bukanlah masalah besar selama masih ada kemauan, rajin berdoa, dan masa persiapan yang cukup, saya sangat yakin pasti bisa, sudah begitu banyak tokoh yang jadi inspirasi buat kita. Salah satunya adalah Andre Hirata, di novelnya ”Laskar Pelangi”, atau Iwan Setyawan di novelnya ”9 summer, 10 autumn”, jadi bacalah novel-novel tersebut sebagai pembuka dan pendorong motivasi kita.

Usahakan dari bangku SMP atau kelas 7 sudah disadari potensi dan keunggulan yang dimiliki, agar pada saat nanti mau melanjutkan bangku kuliah sudah benar-benar mantap dengan pilihan studi yang diimpikan. Berikut ini negara-negara yang menurut saya sangat terjangkau dengan biaya dan kesempatan untuk bisa bekerja paruh waktu :
Rusia, Jerman, Prancis, dan beberapa negara di Eropa Timur seperti Polandia, Hungaria, Rumania, Ceko, Slovak, dan lainnya biaya pendidikannya terkenal murah, tapi jangan ambil kelas internasional ya, harganya jelas beda. Bahkan untuk jurusan kedokteran biayanya ada yang lebih murah daripada universitas top di Indonesia lho. Di Rusia, jurusan kedokteran malah biaya semesternya total sekitar 36 juta rupiah, data per tahun 2013. So ambillah studi dengan bahasa pengantar bahasa lokal. Hehehe kalau mau murah ya sedikit usaha ekstra untuk belajar bahasa setempat.
Untuk studi agama Islam, Al Azhar di Mesir yang umumnya jadi favorit, ini negara juga berbiaya hidup terjangkau dan tentu ada kesempatan untuk bekerja paruh waktu, malah bisa dagang. Banyak negara di timur tengah untuk jurusan studi keagamaan biaya pendidikan yang harus dibayar sangat terjangkau. Untuk studi agama, pada umumnya tidak terlalu komersial.

Tulisan ini berdasarkan pengamatan dan pengalaman yang ada, dan bukan berarti pendidikan di Indonesia tak berkualitas dan tanpa harapan, masih ada beberapa universitas top di Indonesia seperti UI, ITB, dan UGM yang bisa diandalkan. Tapi ingat usahakan ambil pendidikan S1-nya, kenapa? Karena jaringan alumninya saling membantu dan memiliki ikatan emosional yang sangat bagus, berbeda kalau hanya ambil S2-nya. Sekali lagi ini berdasarkan pengamatan dan pengalaman selama penulis bergaul dengan para alumni. Mungkin universitas top yang lain di Indonesia ada juga kali ya, dan mohon maaf untuk keterbatasan referensi penulis.
Semoga tulisan ini bermanfaat buat yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, siapapun bisa, selama punya kemauan kuat dan persiapan yang cukup. Jangan sia-siakan usiamu, ayolah dari sekarang, kita persiapkan.



Pemateri dan Penulis :
Soeksmono Atmowardojo
Penggiat dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan para pelaku UMKM, yakni mengadakan pelatihan, konsultasi, dan pendampingan usaha bagi para pelaku UMKM. Penulis juga aktif sebagai motivator, trainer, dan blogger. Baca tulisan-tulisan saya di :
penaturis.blogspot.com ; penaarsitek.blogspot.com ; dan inspirasiumkm.blogspot.com
Email : monocinde@gmail.com
HP : 085322879799